ANALISIS KONDISI MOTIVASI PEGAWAI DI LINGKUNGAN DINAS KEBERSIHAN KOTA LHOKSEUMAWE DENGAN MENGGUNAKAN TEORI EMPAT– DORONGAN

  • Bobby Rahman Universitas Malikussaleh

Abstract

Sebuah instansi pada umumnya memiliki jumlah karyawan yang banyak. Agar karyawan-karyawan perusahaan tersebut memiliki kinerja yang baik sehingga mencapai tujuan yang ditetapkan oleh instansi, diperlukan Motivasi yang cukup dalam bekerja. Motivasi berasal dari bahasa latin yaitu “Movere” yang artinya adalah “Menggerakkan”. Motivasi kerja dalam sebuah instansi bertujuan untuk memacu karyawan agar lebih aktif dalam melaksanakan pekerjaan guna mencapai tujuan dan hasil yang optimal. Pelaksanaan motivasi kerja menitikberatkan pada faktor manusia di dalam melaksanakan aktivitasnya yaitu kerja. Teori Empat-Dorongan adalah suatu teori motivasi yang didasarkan pada dorongan dalam diri manusia untuk mendapatkan, meningkatkan, mempelajari, dan mempertahankan secara utuh, baik emosi-emosi dan rasionalitas. Pada Dinas Kebersihan Kota Lhokseumawe apabila dikaitkan dengan ”Teori Empat-Dorongan”, tingkat motivasi karyawannya masih sangat rendah, hal ini berdasarkan analisis dari keempat teori tersebut kesemuannya masih dibawah standar yang diharapkan sesuai dengan ”Teori Empat-Dorongan” tersebut.

Published
2017-08-05
Section
Articles

Most read articles by the same author(s)

Obs.: This plugin requires at least one statistics/report plugin to be enabled. If your statistics plugins provide more than one metric then please also select a main metric on the admin's site settings page and/or on the journal manager's settings pages.